Kendalikan Inflasi di Daerah, Pemerintah Kota Pekanbaru Kolaborasikan giat Gertam Cabai dan Bawang Merah dengan Bazar Pangan Murah

Pekanbaru- Tingginya beberapa harga pangan pokok strategis belakangan ini sudah cukup menjadi penyumbang terhadap nilai inflasi pangan yang cukup signifikan. Salah satu langkah yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota Pekanbaru dibawah komando Pj. Walikota, Bapak Muflihun, S.STP, M.AP dalam rangka mengantisipasi lonjakan harga cabai dan bawang merah serta dalam rangka mengendalikan inflasi di Pekanbaru adalah dengan membagikan benih cabai, bawang merah dan buah-buahan dalam giat Launcing Gerakan Tanam (Gertam) Cabai dan Bawang Merah serta Bazar Pangan Murah pada Sabtu (15/10/2022) bertempat di Kawasan siCANTIG (Lokasi Cadangan Pangan Terintegrasi) Pekanbaru, Jl. Sri Sejahtera Kel. Agrowisata Kec. Rumbai Barat. Peluncuran giat ini ditandai dengan diterbangkannya Balon Gertam oleh Pj. Walikota Pekanbaru dihadapan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau, Maria Cahyaningtyas, Ketua DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi, Anggota Forkopimda Pekanbaru beserta seluruh undangan yang hadir.

Juga turut hadir dalam giat tersebut Sekretaris Daerah kota Pekanbaru, Bapak Muhammad Jamil, Perwakilan BULOG drive Riau Kepri, Bank Riau Kepri Syariah Cabang Pekanbaru, BPJS Ketenagakerjaan, Direktur PT. Sarana Pangan Madani, seluruh Kepala Perangkat Daerah di Lingkungan Pemko Pekanbaru, Camat dan Lurah sekota Pekanbaru beserta Kelompok Tani (KT), Kelompok Wanita Tani (KWT) dan masyarakat di Kawasan Jl. Sri Sejahtera. Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan Bazar Pangan Murah yang disediakan oleh Badan Pangan Nasional lewat Program “Gerakan Pangan Murah, Hortimart binaan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Riau beserta Dinas pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Riau yang tergabung dalam Tim TPID Provinsi Riau, BULOG dan Indogrosir serta UMKM & pelaku pegiat pangan lainnya, yang menyajikan pangan segar dan olahan serta kebutuhan pangan pokok lainnya dengan harga yang terjangkau. Komoditas yang disediakan diantaranya beras, gula pasir, minyak goreng, cabe merah, tepung terigu, telur, bawang merah dan bawang putih, beras merah, sayur mayur dan buah-buahan.

Selain semarak, acara yang ditaja Disketapang bersama Distankan Pekanbaru dan didukung penuh Camat Rumbai Barat dan Lurah Agrowisata ini juga bervariasi. Selain giat utama di atas juga ada kegiatan penyerahan bantuan alat pengolahan dalam program kampung pangan, penyerahan bantuan saprodi program P2L (Pekarangan Pangan Lestari); Penyerahan piagam penghargaan untuk penyuluh pertanian berprestasi di kota pekanbaru; penyerahan Kartu Tani dan BPJS Ketenaga Kerjaan; dan penyerahan asuransi usaha ternak.

Dinas Ketahanan Pangan Pekanbaru yang termutakhir lebih dikenal dengan Disketapang Pekanbaru, selaku panitia pelaksana melalui Kadis Ketapang Alek Kurniawan, SP, M.Si dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan launcing “Gertam Cabe dan Bawang Merah” bermaksud menunjukkan komitmen bersama antara Pemerintah Kota Pekanbaru bersama TNI, POLRI, serta TP PKK kota Pekanbaru yang terangkum dalam Keputusan Walikota Pekanbaru Nomor 692 Tahun 2022 tentang Satuan Tugas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru. Lebih lanjut ia menyatakan giat yang berlangsung dari pagi sampai siang ini juga dalam rangka implementasi Edaran Walikota Pekanbaru nomor 43/SE/2022 tentang penanman cabai dan bawang merah serta pemanfaatan lahan pekarangan yang pada prinsipnya betujuan untuk mengendalikan inflasi, menjaga kestabilan harga cabai dan bawang merah, serta menjaga ketersediaan stok cabai dan bawang merah di kota Pekanbaru.

“Secara resmi kegiatan gertam di Pekanbaru memang ditaja pada hari ini, namun dapat kami sampaikan juga bahwa sesungguhnya kegiatan ini telah dimulai secara masif sejak terbitnya edaran bapak walikota Pekanbaru terhitung mulai tanggal 7 september 2022 lalu”  tandas Kadis Ketapang yang termutakhir lebih lekat dengan sapaan Kadis Akur ini.

Lanjutnya, Pembibitan cabe yang sudah terlaksana sebanyak 87.852 batang cabai dengan luas tanam adalah hampir 30.05 hektar. Sementara pembibitan bawang merah yang sudah terlaksana sebanyak 7.300 bibit bawang merah dengan luas tanam adalah 4 hektar. Adapun jumlah penyerahan bibit cabe pada giat gertam adalah sebanyak 7.000 batang, lalu ada penyerahan bibit buah-buahan dari BPBD Pekanbaru yang terdiri dari mahoni, durian, matoa dan sirsak yang masing-masing berjumlah 250 batang.

“Semoga kegiatan pagi ini mampu menjadi media strategis dalam menggalakkan, memasyarakatkan, dan membumikan budidaya cabe dan bawang merah di pekarangan rumah masing-masing. Sehingga harapan dari bapak Walikota dapat terwujud demi mempersiapkan ketahanan pangan agar terciptanya pengendalian inflasi di Pekanbaru” tegas Akur.

Apresiasipun datang dari Pj. Walikota Pekanbaru Muflihun, S.STP, M.AP atas terselenggaranya giat gertam tersebut. Hal ini menurutnya sangat mengena mengingat kondisi global hari ini sedang menghadapi turbulence dan ketidakpastian, akibat lanjutannya seluruh negara di dunia, tidak terkecuali indonesia dan pekanbaru sendiri, dihadapkan pada risiko inflasi yang tinggi.

“Selanjutnya kami di kota pekanbaru juga telah mendorong kepada seluruh stakeholder terkait untuk bersama-sama bersinergi dalam pengendalian inflasi, termasuk memastikan ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi pangan untuk menjaga daya beli masyarakat di kota pekanbaru” ucap Muflihun.

Dia menuturkan, Pekanbaru memang banyak impor kebutuhan pangan dari daerah tetangga namun disisi lain sebutnya, Pekanbaru masih banyak lahan kosong terutama di daerah pinggiran untuk dioptimalkan untuk penanaman tanaman pangan. Dengan tegas orang nomor satu di Pekanbaru ini meminta seluruh sumber daya dioptimalkan dalam rangka membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan.

“Kita punya lahan, punya Sumber daya manusia; kita ada penyuluh, ada KTNA, ada petani, ada ibu-ibu kreatif, ini dapat dimaksimalkan untuk penanaman di lahan masing-masing” tandasnya.

Ia menambahkan agar seluruh pihak bekerja sama dan bersinergi membantu kota yang dicintai ini dalam pengendalian inflasi yang disebabkan oleh pangan itu.

“Pekanbaru butuh kerjanyata, Pemerintah Kota Pekanbaru siap bekerjasama dengan seluruh stakeholder terkait” tambahnya lagi.

Bahkan diujung sambutannya, Walikota Pekanbaru mengajak semua pihak untuk bersatu padu dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu miring yang menyebabkan ketidaknyamanan serta terhambatnya pembangunan di Kota Pekanbaru ini.

“Jangan mudah terprovokasi dengan berita hoax, jangan saling bully membully, Pekanbaru akan lebih baik kalau kita saling bahu membahu dan bersatu padu” pungkasnya.

Acara dilanjutkan dengan penanaman bibit cabai dan pemanenan beberapa komoditas pertanian di Kawasan siCANTIG. Sebagaimana diketahui bahwa siCANTIG merupakan Lahan Pertanian Pemerintah Kota Pekanbaru seluas 5 ha terletak di Kel. Agrowisata Kec. Rumbai Barat yang saat ini dikelola oleh Disketapang.

Destinasi ini kedepannya diharapkan memperluas wawasan pengetahuan, pengalaman rekreasi dan hubungan usaha di bidang pertanian. diantaranya, meliputi tanaman pangan, hortikultura, perikanan dan peternakan. Semua tersebut akan dipadukan dalam satu kawasan yang terintegrasi yang  menggambarkan mata rantai ketahanan pangan mulai dari hulu sampai hilirnya. Ini merupakan inovasi dari Pemerintah kota Pekanbaru yang diharapkan menjadi pilot project kegiatan agrowisata yang edutainment (education and entertainment) di daerah pinggiran sebagai sentra produksi pangan di kota Pekanbaru.

Bagikan :

   

Disketapang
Alamat :

GEDUNG B5 (LIMAS) 
KOMPLEK PERKANTORAN TENAYAN RAYA 
Jl. Abdul Rahman Hamid Kel. Tuah Negeri Kec. Tenayan Raya


No Telp : 076140516